Langsung ke konten utama

TIPS MERAIH PAHALA BESAR DI TENGAH WABAH | USTADZ JOHAN SAPUTRA HALIM

Akhir-akhir ini, kita sering mendengar kabar bahwasanya banyak seruan dari pemerintah untuk menerapkan lockdown untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Tentu saja, kita percaya pemerintah punya pandangan jauh ke depan tentang baik buruknya sistem lockdown ini jika diterapkan. Salah satu yang dikhawatikan adalah permasalahan yang terjadi di tengah-tengah rakyat khususnya kalangan menengah ke bawah.

Kita tahu, banyak diantara saudara-saudara kita merupakan pekerja harian. Untuk makan hari itu, maka mereka harus bekerja pada hari itu juga. Bisa dibayangkan jika terjadi lockdown secara total. Naudzubillah, semoga Allah SWT memberikan jalan keluar yang lebih baik. Jika itu terjadi, dikhawatirkan banyak yang merasakan kelaparan.

Kita sebagai seorang muslim, wajib merasakan empati dan simpati di saat seperti ini. Ingat sabda Rasulullah SAW “Allah senantiasa akan membantu seorang hamba manakala hamba tersebut membantu saudaranya.” Maka inilah saat yang tepat, jika ingin meraih pahala sedekah yang besar, kita bantu saudara-saudara yang mengalami kesulitan.

Harus ada upaya secara nyata untuk membantu pemerintah dalam menangani masalah ini. Orang-orang kaya yang memiliki kelebihan harta, dia harus melihat kondisi tetangganya. Jangan sampai ada tetangganya yang kelaparan, sementara dirinya berdiam diri dirumah dalam keadaan kenyang tanpa mau tahu keadaan sekitarnya. Sabda Rasulullah SAW “Tidak sempurna keimanan salah seorang diantara kalian sampai dia mencintai saudaranya, apa-apa yang dia cintai untuk dirinya.” maka seharusnya sebagai seorang muslim tidak boleh merasa tenang ataupun senang manakala tetangga, saudara, atau bahkan kerabatnya merasakan kesulitan.

Disamping upaya kita membantu secara nyata, ada hal-hal yang perlu kita amalkan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Ada sebuah doa yang disunnahkan namun banyak yang tidak diamalkan dan akhirnya dilupakan. Suatu ketika Rasulullah SAW pernah mengalami kesulitan. Kita tahu, rumah tangga beliau dalam kurun waktu yang lama, asap dapurnya tidak mengepul. Bayangkan beliau adalah seorang Rasul, pemimpin di Madinah kala itu, sampai harus mengikatkan bebatuan di perut beliau untuk mengurangi rasa lapar. Diriwayatkan bahwasanya Rasulullah SAW merasakan kelaparan maka beliau mengutus utusan untuk mendatangi rumah-rumah istri beliau untuk menanyakan apakah ada makanan, namun ternyata tidak ada. Kemudian Rasulullah SAW berdoa :

اللَّهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَرَحْمَتِكَ فَاِنَّهُ يَمْلِكُهَااِلَّا اَنْتَ
Artinya: “Ya Allah sesungguhnya aku memohon dari anugerah-Mu dan rahmat-Mu. Tidak ada yang memilikinya kecuali hanya Engkau.” (HR. Ibnu Hiban)

Setelah Rasulullah SAW mengucapkan doa ini, tiba-tiba datang seseorang menghadiahkan kepada beliau daging domba yang siap untuk disantap. Kemudian Rasulullah SAW bersabda “inilah dia karunia Allah” padahal baru saja Rasulullah meminta karunia tersebut. 

Mungkin apa yang diriwayatkan secara shahih dari Rasulullah SAW ini bisa kita amalkan di saat-saat seperti ini. Semoga Allah SWT memberikan kita kecukupan. (Riwayat ini di shahihkan oleh Syeikh Al-Al Bani dalam silsilah As-Shahihah di jilid yang keempat no. 57)

Sekian. Semoga Bermanfaat :)

Sumber: Channel YouTube Yufid.TV

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KULIAH PARENTING ONLINE: WONDERFUL FAMILY | AHMAD FADIL DAN MARIA ULFAH

Assalamualaikum Sahabat Straight Path  :) Bagaimana ibadah puasa kalian guys? Apakah sudah ada yang bolong seperti aku? Hihi Well, sudah hari ke-3 aku dapat cuti puasa dari Allah, dan banyak ibadah lainnya yang ga bisa aku kerjain seperti mengaji, tarawih, shalat sunnah, dll. Apalagi kondisinya harus Stay at Home gini, waktu luangnya banyak banget, gabut dooong kalau ga ngapa-ngapain. Nah, biar ga gabut kebetulan aku dapet info dari salah satu teman aku yaitu acara kuliah whatsapp seputar Pernikahan dan Parenting. Wah, aku tertarik dong (karena emang lagi butuh pencerahan banget tentang hal ini hahaha). Lumayan untuk mengisi waktu luang dan charge ilmu saat Ramadan. Lebih menariknya lagi, pematerinya suami istri dan mereka berdua ini sama-sama seorang conselor, hebat ya. Suami istri yang menginspirasi para jomblowan dan jomblowati seperti kami muehehehe. Udah cukup ya basa basinya wkwkwk langsung aja, di tulisan kali ini seperti biasa aku mau share rangkuman hasil diskusi ...

KAJIAN BULUGHUL MARAM: JOMBLO INGIN MENIKAH | USTADZ M. ABDUH TUASIKAL

Mahar Pernikahan Dari Aisyah RA bahwa Amrah binti Al-Jaun berlindung dari Rasulullah SAW, ketika ia dipertemukan dengan beliau yakni ketika beliau menikahinya. Beliau bersabda “ Engkau telah berlindung dengan benar”. Lalu beliau menceraikannya dengan memerintahkan Usamah untuk memberinya 3 potongan pakaian .” (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, dalam sanad hadis itu ada seorang perawi yang ditinggalkan ahli hadis). Asal cerita tersebut dari kitab sahih Al-Bukhori dari hadis Abu Said As-Saidi. Kesimpulannya dari hadis ini menunjukkan disyariatkannya Mut’ah pada istri yang diceraikannya sesuai dengan kemudahan. Mut’ah adalah sesuatu yang diberi oleh laki-laki bagi wanita yang ia talak berupa nafkah, pakaian, atau sesuatu yang diberikan sesuai dengan ‘urf. Apakah cacatnya mahar bisa mempengaruhi sahnya pernikahan atau tidak? Jawabannya, mahar dalam pengertiannya adalah yang penting sah untuk diperjualbelikan bisa berupa barang maupun jasa. Walimah Dari Anas bin Malik RA, bahwa Nabi S...