Langsung ke konten utama

KAJIAN SAFINATUN NAJA: PERKUAT AQIDAH DAN PERBAGUS IBADAH PART 2 | USTADZ M. ABDUH TUASIKAL

Syarat Al-Fatihah ada 10:
1. Tartib (berurutan)
2. Muwalah (urut dan tidak ada jeda lama antar ayat)
3. Menjaga dan memperhatikan hurufnya
4. Menjaga tasydidnya
5. Tidak berhenti lama atau sebentar dalam memutus bacaan
6. Membaca semua ayatnya termasuk basmallah
7. Tidak Lahn (salah baca yang bisa merubah makna)
8. Membacanya dengan berdiri saat shalat fardhu
9. Dirinya mendengarkan bacaannya
10. Tidak menyela-nyela dengan dzikir lainnya

Berdiri bagi yang mampu untuk shalat fardhu
Berdiri bagi yang mampu untuk shalat wajib sedangkan shalat sunnah boleh dikerjakan dalam keadaan duduk meskipun mampu. Untuk shalat sunnah, berdiri tidak wajib, namun keadaan berdiri lebih utama daripada duduk saat itu. Nabi SAW bersabda “siapa yang mengerjakan shalat sambil berdiri maka itu lebih afdhal. Siapa yang shalat sambil duduk akan mendapat pahala separuh dari shalat sambil berdiri. Siapa yang shalat sambil berbaring akan mendapat separuh pahala dari shalat sambil duduk” (HR. Bukhori).

Wajib membaca Surat Al-Fatihah
Membaca Al-Fatihah diwajibkan berdasarkan hadis dari Ubadah bin As-Samid RA, Rasulullah SAW bersabda “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Al-Fatihah” (HR. Bukhori dan Muslim).

Wallahua’lam bishshawwab. Sekian. Semoga bermanfaat.



Sumber: Channel YouTube Rumaysho TV

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TAFSIR SURAT YAASIN AYAT 60-62: JALAN LURUS VS JALAN SETAN | USTADZ M. ABDUH TUASIKAL

Banyak cara setan menyesatkan dan mengganggu manusia. Karena memang tugasnya adalah untuk menjerumuskan manusia ke dalam dosa dan menemani dirinya di neraka. Jalan setan atau dikenal dengan nama maksiat biasa dihiasi dengan hal-hal yang menyenangkan seperti mabuk, narkoba, selingkuh, berzina, pamer, foya-foya, dan masih banyak lagi. Ada 6 langkah setan mengganggu dan menyesatkan manusia yaitu: 1. Setan akan menggoda kita agar melakukan perbuatan syirik. 2. Setan akan menggoda kita dengan melakukan perbuatan bid’ah atau melakukan amalan yang tidak ada tuntunannya. 3. Setan akan menggoda kita agar terjerumus ke dalam dosa besar. 4. Jika tidak bisa, setan akan terus berusaha menggoda kita agar melakukan dosa-dosa kecil. 5. Menggoda kita agar berlebih-lebihan dalam melakukan perkara yang mubah. 6. Meninggalkan amalan yang lebih afdhal untuk dikerjakan dan memalingkannya dengan amalan kurang afdhal. Tafsir Surat Yaasin ayat 60-61 أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَا بَنِي آَدَمَ أ...